Minggu, 07 April 2013

Tips Pengobatan Bubul Ayam Yang Efektif Terkadang ayam kesayangan kita mengalami penyakit bubul, di mana penyakit satu ini sangat mengganggu dan dapat mempengaruhi kinerja ayam aduan kita. Secara umum penyebab penyakit bubul adalah luka pada telapak kaki karena terantuk benda keras, yang kemudian terkena infeksi, lalu membengkak. Bubul ini sangat mengganggu ayam saat beraktivitas. Bila terus dibiarkan dan tidak segera ditangani dengan tepat, penyakit ini akan semakin parah dan berlangsung lama. Gbr 1 Bubul pada Ayam bila dibiarkan terus akan mengganggu aktivitas dan menurunkan kinerja ayam aduan Ayam yang telapak kakinya tebal akan semakin mudah terantuk benda keras, ayam seperti ini gampang terserang bubul. Maka, pada saat memilih ayam, hindari ayam yang memiliki telapak kaki tebal. Selain itu, usahakan saat memandikan ayam, kaki dan telapaknya dibersihkan dengan sikat yang halus sampai bersih, amati dengan cermat apakah terdapat luka di kaki. Apablia ditemukan luka pada kaki ayam, segera olesi obat anti biotic, lalu dibalut. Selain itu, ayam yang mudah terserang bubul biasanya adalah ayam yang telapak kakinya terkenal dengan batu rambat atau batu rantai, yaitu ayam dengan ujung jari telapaknya bersisik. Memang ayam seperti ini memiliki kelebihan pada bobot pukulannya yang berat, tetapi biasanya memiliki telapak kaki yang tebal. Bila memang menginginkan batu rambat, tidak masalah asalkan telapak kakinya harus tipis. Sekali lagi harus tipis, walaupun ayam seperti ini jarang kita temui. Untuk selanjutnya pengobatan bubul berdasarkan pengalaman kami sangatlah sederhana, hampir tanpa biaya karena obatnya dapat kita temui dimana - mana. Bahannya adalah kapur basah (enjet : Jawa), dan sabun colek. Caranya sebagai berikut : Ambil enjet sebesar kelereng, dan sabun colek dengan jumlah yang sama dengan enjet tadi (1:1), lalu aduk sampai rata betul. Setelah rata, ambil secukupnya, disesuaikan dengan lebar permukaan bubul. Jangan sampai mengambil adonan terlalu banyak karena ramuan ini berdampak panas pada kulit, hindari pengolesan pada kulit telapak kaki yang sehat. Pada saat pengolesan harus hati- hati, cukup dioleskan seperlunya saja. Pastikan ramuan hanya mengenai permukaan bubul saja, tidak sampai mengenai kulit telapak kaki yang segar. Setelah selesai diolesi, tahap selanjutnya adalah membalut kaki ayam dengan plester pembalut, sampai ramuan tertutup semua. Pembalutan hanya cukup dilakukan sampai 24 jam. Setelah itu, pembalut dilepas dan bersihkan sampai permukaan bubul terlihat. Amati warna kulit bubulnya. Bila sudah berwarna hitam legam, langkah berikutnya tinggal mengolesi dengan sisa ramuan yang ada selama 3 hari (pagi dan sore), sudah cukup membuat akar bubul mati. Bila permukaan bubul belum berwarna hitam legam, dapat diulang pengobatannya sekali lagi. Cukup sekali lagi saja dengan pengobatan proses pembalutan, ditambah olesan selama 3 hari. Jangan dikelupas bubulnya, biar mengelupas sendiri, seiring pergantian kulitnya yang baru. Yang jelas bubul sudah tidak berpangaruh lagi saat ayam kita beraktivitas. Dapat juga agar permukaan bubul cepat mengelupas, sering - seringlah disangkar dengan alas kain yang basah. Selamat mencoba. Sumber: http://kardonofarm.blogspot.com

Minggu, 17 Maret 2013

Catatan: Katuranggan Ayam Secara Umum

Ayam Kinantan Putih: Bila ayam ber'ules putih bersih (tembus paruh, mata, kaki) kelebihan Ayam Kinantan Putih : membawa keberuntungan dalam perniagaan, sebagai ayam tolak bala penyakit, ataupun juga guna-guna dari ilmu hitam.
Gagak Limang : Bila ayam ber'ules jragem (bulu warna hitam kilap) dengan bulu sayap tumbuh dobel sedangkan pada bentuk sayapnya menyilang menyerupai gunting. Kelebihan Ayam Gagak Limang : Ayam menangan.

Geger Karang : Apabila bagian sayap ayam paling ujung terdapat 1 bulu warna putih. Kelebihan Ayam Geger Karang : Ayam ulet dan tidak mudah menyerah.

Songgo Bumi : Apabila posisi tidur ayam lehernya diselonjorkan lurus kedepan menyentuh tanah. Kelebihan Ayam Songgo Bumi : Ayam mempunyai pola tarung mengunci lawan, tahan pukul, dan mental tarung yang bagus.

Pancuran Emas : Apabila ayam memiliki sisik kaki pada bagian kanan maupun kiri tersusun rapi. Kelebihan Ayam Pancuran Emas : Terhindar dari sial.

Gembolo Geni : Apabila jalu pada kaki ayam kanan kiri tumbuhnya satu saja dan ber'ules kelabu kemerahan dengan sisik kaki warna putih.

Bima Kurda : Apabila pada bagian dada tumbuh bulu-bulu lebar. Kelebihan Bima Kurda : mempunyai wibawa yang bagus dan menangan.

Kadal Meteng : Bila kedua jari tengah ayam terlihat seperti bengkak (bukan bubulan).

Tunggak Alingan : Bila ayam jalannya jinjit jari belakang tidak menyentuh tanah saat jalan.

Basunanda : Apabila ayam memiliki kaki berwarna kelabu kehitaman.

Begananda : Bila ayam memiliki kaki berwarna kuning kemerahan.

Mas Tinuruh : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning.

Mas Sinagling : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning mencolok.

Kopek & Kopyor : Kopek adalah ayam yang pukulannya membutakan mata lawan, sedangkan Kopyor adalah ayam yang penampilannya membuat musuh gemetar.

Sumber: katurangganayam.blogspot.com

Minggu, 17 Februari 2013

Catatan: Ukuran Ayam

Untuk Ukuran Ayam Jantan :
1. ukuran 5 = 2 kg s/d 2,5 kg.
2. ukuran 6 = 2,6 kg s/d 3,0 kg.
3. ukuran 7 = 3,1 kg s/d 3,5 kg.
4. ukuran 8 = 3,6 kg s/d 4,0 kg
5. ukuran 9 = 4,0 kg s/d 4,5 kg
6. ukuran 10 = 4,6 kg s/d 5,0 kg

Untuk Ukuran Ayam Betina :
1. ukuran 5 =1,5 kg s/d 2 kg.
2. ukuran 6 = 2,1 kg s/d 2,5 kg.
3. ukuran 7 = 2,6 kg s/d 3,0 kg.
4. ukuran 8 = 3,1 kg s/d 3,5 kg
5. ukuran 9 = 3,6 kg s/d 4,0 kg
6. ukuran 10 = 4,1 kg s/d 4,5 kg

Pengelompokan Ayam Aduan:
Kelas Terbang : 2,8 kg - 2,89 kg
Kelas Bantam : 2,9 kg - 2,99 kg
Kelas Bulu : 3,0 kg - 3,09 kg
Kelas Ringan : 3,1 kg -3,19 kg
Kelas Welter : 3,2 kg - 3,29 kg
Kelas Menengah : 3,3 kg - 3,39 kg
Kelas Menengah Super : 3,4 kg - 3,49 kg
Kelas Berat Ringan : 3,5 kg - 3,59 kg
Kelas Penjelajah : 3,6 kg - 3,69 kg
Kelas Berat : 3,7 kg - keatas

Sumber: papaji. forumotion.com