Minggu, 17 November 2013

Catatan: Mengenal Ayam Saigon / Vietnam

Ayam Vietnam atau yang lebih dikenal dengan Ayam Saigon adalah ayam aduan yang berkembang di Negara Vietnam . Ayam aduan ini mempunyai karakteristik yang agak berbeda dengan ayam aduan dari trah lain seperti yang umum kita jumpai seperti Ayam Bangkok. Trah Ayam Vietnam / Saigon ini sebenarnya masuk ke Indonesia hampir bersamaan dengan masuk Ayam Bangkok namun kepopuleran ayam ini meredup seiring dengan boomingnya ayam bangkok yang berjaya di berbagai kalangan ayam di berbagai daerah di Indonesia. Adapun yang membuat Ayam Bangkok  menjadi sangat Populer adalah gaya bertarungnya yang indah dan luwes  disertai pukulan yang keras dengan di dukung kualitas tulangan yang bagus pula sehingga mampu melibas ayam aduan trah lokal asli Indonesia. Sedangkan di masa itu Ayam Saigon kurang diminati karena ada beberapa kekurangan yang dimiliki antara lain Ayam Saigon dirasa masih bodoh / kurang pandai didalam menciptakan peluang untuk memukul, kecepatan sangat rendah / terkesan lamban , namun Ayam Saigon mempunyai kelebihan berupa struktur daging dengan serat otot yang jauh lebih baik jika dibandingkan Ayam Bangkok disamping itu Ayam Saigon juga mempunyai struktur tulang yang sangat kokoh jika dibandingkan dengan trah lain.

Seiring berjalannya waktu dewasa ini sebagian kecil Ayam Saigon telah mengalami  revolusi genetika yang sangat mendasar sehingga gaya bertarungnya pun mengalami perbaikan kualitas  jika dibandingkan dengan generasi awal yang masuk ke Indonesia. Sebagian kecil Ayam Saigon yang mengalami revolusi genetika mengalami peningkatan kecepatan di dalam bertarung yang sangat signifikan dan juga terdapat peningkatan kepandaian di dalam menciptakan peluang menyerang (Ofensif) terhadap lawan namun juga dilengkapai dengan teknik bertahan (Defensif) yang baik. Tentunya berbagai perbaikan terhadap kelemahan generasi awal Ayam Saigon yang masuk ke Indonesia membuat ayam Saigon dewasa ini menjadi profil ayam aduan yang ideal di bandingkan dengan trah lain.

Teknik serangan (Ofensif) dari ayam Saigon dewasa ini tidak kalah cerdik dan indah jika kita bandingkan dengan trah Bangkok yang sudah melegenda yang mempunyai 3 jenis serangan Ofensif antara lain serangan dengan jalu , serangan dengan pukulan dan kombinasi serangan pukul jalu. Sedangkan untuk teknik bertahan dari ayam Saigon bermodalkan kualitas tulangan yang bagus dan di lengkapi dengan struktur daging dengan serat otot yang padat dan kasar (banyak) menjadikan ayam ini menjadi ayam yang tahan pukul serta mempunyai pukulan yang keras. Adapun kulit ayam Saigon yang tidak terlindungi dengan bulu secara otomatis akan menjadi tebal, elastis dan berkerut setelah ayam Saigon mencapai umur dewasa sehingga saat menerima patukan , pukulan atau  jalu dari lawan maka kulit tidak mudah terluka atau terkoyak.

Dari segi penampilan ayam Saigon mempunyai tampang yang garang dengan bulu cepak menjadikan ayam ini mempunyai tampang mirip tentara (Maaf bukan sama tapi mirip-red). Jika kita bandingkan dengan Trah ayam Bangkok yang bertampang ganteng dengan bulu yang panjang dan lebat tentunya ayam Saigon kurang diminati sehingga sering kali diremehkan oleh musuh di arena tarung. Jadi hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi pemilik ayam Saigon karena diremehkan akhirnya sering kali mendapatkan musuh yang enteng di arena tarung. 

Dewasa ini penampilan ayam Saigon dibedakan menjadi 4 type , antara lain :
  • Ayam Saigon Gundul ( Sejak lahir memang sudah gundul).
  • Ayam Saigon Berbulu Normal (Bulu seperti ayam trah lain).
  • Ayam Saigon Berbulu Normal namun bulu disekitar leher sangat tipis sehingga kulit bisa terlihat.
  • Ayam Saigon Berbulu Banci (Bulu seperti ayam betina tidak keluar bulu rawis)

Di Negara Vietnam mempunyai parameter khusus di dalam memperlakukan ayam aduan yang sangat berbeda dengan Negara Thailand. Bila di Tahiland ayam aduan dikatakan penampilannya bagus apabila mempunyai bulu yang lebat / rob dan panjang sehingga terlihat gagah , namun di Vietnam mempunyai penilaian yang berbeda penampilan ayam aduan yang digemari adalah ayam aduan yang sebagian besar kulit ayamnya terlihat serta mempunyai warna merah . Menurut penghobi ayam aduan di Vietnam kulit yang merah bagai darah bisa membuat ciut / gentar mental musuh. Sehingga ayam Saigon yang terlahir sebagai type 2, 3 dan 4 akan dilakukan pencabutan bulu sehingga sebagian kulitnya akan terlihat dan dilakukan perawatan khusus agar kulit terlihat kemerahan bagai darah.

Namun demikian walaupun ayam Saigon memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan tetap dalam sebuah pertarungan memegang prinsip bahwa ayam aduan yang baik adalah ayam yang mempunyai tulangan yang baik , mempunyai teknik apapun itu yang penting sulit dipukul lawan dan mempunyai pukulan apapun itu yang penting bersih / tepat sasaran di daerah vital. Kalau ketiga syarat tersebut terpenuhi apapun trahnya ayam aduan tersebut adalah ayam aduan yang baik.



Sumber: surabaya-saigon.blogspot.com, www.youtube.com, gresik.olx.co.id, www.ayamlaga.com

Kamis, 17 Oktober 2013

Catatan: Mengenal Ayam Birma

Ayam birma atau ada yang menyebutnya ayam burma adalah salah satu jenis ayam aduan yang belakangan ini sangat populer dan banyak dicari oleh penggemar ayam baik hanya untuk dikoleksi maupun untuk di adu, karena ayam ini mempunyai kelebihan tersendiri saat di adu.
Jika sedang di adu ayam burma ini memiliki teknik yang cepat dalam penyerangan dan biasanya dia menyerang dari arah depan, serta memiliki kemampuan untuk melepaskan diri atau lepas lock dari lawannya dengan gesit. untuk posturnya sendiri ayam birma ini tidak jauh beda dengan ayam kampung biasa dan mempunyai berat 2,8-30 kg.

Ciri yang menonjol untuk ayam birma:

  1. Dari segi postur hampir mirip sekali dengan ayam kampung biasa. 
  2. Berat badan ayam ini sendiri biasanya kurang dari 3kg.
  3. Jari kakinya itu kecil dan panjang.
  4. Tulangan ayam ini relative kecil dan agak tipis.
  5. Jenis bulunya sendiri sangat berbeda dengan ayam thailand yang biasanya warna dominannya merah hitam, kuning merah, dsb, sedangkan ayam birma ini sendiri biasanya memiliki warna campuran seperti merah, abu-abu, serta widu.
  6. Gaya bertarung dari ayam ini pranggal, gaya menghindar saat diadu biasanya dengan ngolong, mutar-mutar, serta jaga jarak, tapi kelemahan dari ayam ini mempunyai tulang yang tipis sehingga saat diadu dengan waktu yang lama biasanya ayam ini akan lari karena tidak kuat dipukuli lawannya. 


Jenis-Jenis Ayam Birma

1. Birma Original
    Ciri-ciri :
  • Size & rangka tulang yang relatife lebih kecil (tipis) untuk ayam aduan kebanyakan, beratnya kisaran 2,0 Kg hingga 2,7 Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna kurang menarik (jalak,kelabu,coklat hitam)
  • Kaki kecil kering bulat berwarna kegelapan (biru,hijau,hitam)
  • Gaya bertarung adalah menghindar & memukul nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat efektifitas & akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) 
2. Birma Gostan
    Gostan artinya atret atau mundur


    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang yang sedikit lebih besar dibanding ayam pama original, beratnya kisaran 2,3 Kg hingga 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik (jalak,kelabu,merah coklat)
  • Kaki kecil kering bulat berwarna lebih cerah (kuning ,coklat kekuningan)
  • Gaya bertarung adalah devensif atau menghindar selalu bergerak mundur & nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat efektifitas akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
3. Birma Rambong
    Rambong artinya menari (joget)
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang yang sedikit lebih besar dibanding pama original, beratnya kisaran 2,3 Kg hingga 3,0 Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna cantik menarik (jalak,kelabu,merah coklat)
  • Kaki kecil bulat kering berwarna agak gelap ( hijau biru, kekuning)
  • Gaya bertarung agresif & bergerak lincah seperti penari bergoyang kekiri kekanan  & nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
4. Birma Mabin
    Mabin artinya Kuda lompat
 
 Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 2,7kg  hingga 3,2Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna menarik ( jalak kemerahan, kelabu, merah coklat )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna cerah
  • Gaya bertarung adalah agresif devensif memukul sambil melompat menghindar & nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
5. Birma Malow
    Malow artinya lari
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,5 kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik ( jalak, kelabu, merah coklat )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna terang ( biru, hijau, coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)


6. Birma Kradungtong
    Kradungtong artinya Kancing emas
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,2Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau,coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
7. Birma Drunken
    Drunken artinya Mabuk
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak gelap, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau, coklat, hitam )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) bahkan sambil jatuh ayam ini masih bisa  memukul seperti mabuk
8. Birma Tandam
    Tandam artinya Katak
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 2,5kg 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau,coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar kekiri kekan maju mundur sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) 
Sumber: ayamimport.wordpress.com, www.diditgondang.com, ayampetarungku.blogspot.com

Selasa, 17 September 2013

Catatan: Penyakit Virus Pada Ayam

Berbagai jenis penyakit virus mudah sekali menular, dan banyak diantaranya sangat ditakuti peternak karena keganasannya. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang efektif untuk menyembuhan penyakit yang disebabkan oleh virus.

Ayam mudah diternak, tapi sangat rawan terhadap penyakit. Di antara berbagai jenis penyakit menular yang banyak mengancam, penyakit menular yang disebabkan oleh virus merupakan jenis penyakit yang paling ditakuti. Virus lebih lembut dari bakteri, karena jasad renik inibisa tembus dari saringan bakteri. Ia tidak bisa dilihat dengan mikroskop biasa. Untuk melihatnya secara jelas diperlukan foto dengan mempergunakan mikroskop elektron.

Penyakit virus mudah sekali menular. Baik secara kontak langsung maupun lewat perantara benda-benda lain. Misalnya udara, air minum, makanan, dan alat-alat peternakan yang tercemar. Di antara berbagai jenis penyakit akibat virus yang sering merugikan peternakan ayam antara lain adalah tetelo alias ND (New Cattle Desease), cacar unggas alias Fowl Pox, leukosis, lumpuh marek alias marek's disease, gumboro alias infectious bursal disease, salesma ayam alias infectious laryngotracheitis, dan kini flu burung, dll. Berikut akan dijelaskan beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus.

1. Tetelo adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari golongan Paramixovirus. Keganasannya tergantung dari strain atau tipenya. Penyakit ini menyerang alat pernafasan, susunan dan jaringan syaraf, serta alat-alat reproduksi telur. Yang ganas cepat sekali menular, dan seringkali menimbulkan kematian secara mendadak.

2. Cacar unggas adalah penyakit bercak-bercak kulit yang disebabkan oleh virus Borreliota avium. Menyerang rongga mulut, hulu tenggorokan, daerah sekitar mata, jengger dan pial. Selain secara kontak langsung, penyakit ini bisa meluar lewat perantaraan nyamuk dan lalat.

3. Leukosis adalah penyakit tumor menular yang bersifat menahun. Penyebabnya adalah virus leukosis. Gejala dimulai dengan timbulnya pertumbuhan abnormal pada sel-sel darah putih. Tumor yang menyerang jaringan syaraf akan menimbulkan kelumpuhan pada leher, sayap dan kaki. Yang menyerang mata akan membuat bentuk mata tidak normal, rabun atau buta sama sekali. Yang menyerang organ bagian dalam (hati, ginjal, limpa dan ovarium) akan membuat ayam berjalan tegak seperti itik, dan penyakitnya disebut big liver disease. Akibatnya hati akan membengkak 3 sampai 4 kali normal, kotorannya encer, tubuh kurus, jengger dan pial pucat berkerut.

4. Lumpuh marek adalah penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus herpes. Menyerang anak ayam berumur 1-5 bulan. Gejalanya ditandai kejang lumpuh dengan kaki satu ke depan dan kaki lainnya kebelakang. Selain itu juga menimbulkan pembesaran yang mencolok pada syaraf dan timbulnya tumor pada organ dalam, kulit dan otot.

5. Gumboro adalah penyakit yang menyerang bursa fabricii (kelenjar bulat terletak di atas kloaka), penyebabnya adalah virus gumbaro. Anak ayam umur 1-12 hari yang terkena penyakit ini tidak begitu nampak tanda-tandanya. Tapi anak ayam umur 3-6 minggu akan menunjukkan gejala yang khas. Anak ayam tampak lesu, mengantuk, bulu mengkerut, bulu sekitar dubur kotor, mencret keputih-putihan, dan duduk dengan sikap membungkuk. Suka mematuki duburnya sendiri, sehingga menimbulkan luka dan pendarahan. Ayam yang mati bangkainya cepat sekali membusuk.

6. Salesma ayam adalah penyakit yang disebabkan virus avium. Menyerang saluran pernafasan. Gejalanya sesat nafas, batuk-batuk, mata dan hidung meradang berair, dan sulit bernafas karena adanya lendir berdarah dalam rongga mulut. Bila benafas kepala ditegakkan, dan waktu mengeluarkan nafas kepala ditundukkan dengan mata terpejam. Penyakit ini bersifat akut.

Obat yang efektif untuk menyembuhkan penyakit virus sampai saat ini belum ada. Tapi pengobatan dengan antibiotika atau kombinasi dengan obat-obatan lain tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dengan penyakit yang lain. Dan karena tak adanya obat yang mampu menyembuhkan penyakit virus, alangkah bijaksananya sebelum penyakit berbahaya ini terjadi, peternak melakukan tindak pencegahan. Caranya antara lain adalah melakukan tata laksana pemeliharaan yang baik, melaksanakan vaksinasi pada saat yang tepat, dan hindarkan terjadinya stress pada ternak.

Sumber: TRUBUS no. 201 / Tahun XVII