Selasa, 17 Desember 2013

Tutorial: Kotak Pengiriman Ayam Aduan

Sudah menjadi kebiasaan bagi penghobby dan peternak ayam aduan untuk saling jual beli dan pengiriman ayam kepada kawan/rekan di kota lain. Untuk pengiriman yang jarak tempuh tidak terlalu jauh, maka tidaklah terlalu bermasalah. Akan tetapi bila kita akan melakukan pengiriman ke Luar kota yang jarak tempuh nya di atas 10 jam, atau bahkan pengiriman ke luar pulau, maka kita memerlukan persiapan pengiriman yang bagus supaya ayam aduan yang dikirim dapat sampai ke tujuan dengan baik.
Salah satu bagian yang paling penting di dalam melakukan pengiriman adalah pembuatan kotak kirim. Ada beberapa tipe kotak atau media kirim yang bisa digunakan untuk pengiriman :
  1. Kotak/Kardus Kertas, bisa digunakan untuk pengiriman melalu jalur darat (bus/KA) dengan waktu tempuh maksimal 4 jam. Penggunakan kotak untuk pengiriman waktu yang cukup lama, cukup memiliki resiko tinggi, khususnya karena kekuatan kotak yang tidak terlalu bagus yang akan semakin memburuk saat ayam yang dikirim buang air besar yang membuat kardus melunak dan sering koyak.
  2. Kisah/Keranjang Ayam, bisa digunakan untuk pengiriman melalui jalur darat (bus/KA) dengan waktu tempuh yang tidak terlalu lama. Untuk penggunaan kisah, disarankan hanya untuk pengiriman dengan waktu tempuh maksimal 6 jam. Pengiriman menggunakan kisah di atas waktu pengiriman 6 jam bisa membuat ayam lemas, karena di dalam kisah ayam tidak terlalu bisa melakukan gerakan2 untuk melenturkan otot2nya.
  3. Kotak dari Tripleks, media pengiriman ini yang paling sering dipakai untuk pengiriman di atas waktu tempuh 6 jam. Dan tak jarang orang2 juga menggunakanya untuk pengiriman jarak dekat dengan alasan keamanan ayam akan lebih baik. Beberapa kelebihan pengiriman menggunakan kotak Tripleks :
  • Bisa digunakan untuk pengirman jarak jauh sampai 48 jam.
  • Ayam akan lebih aman di dalam kotak mengingat kotak tripleks kuat.
  • Ayam lebih aman karena di dalam kotak masih bisa melakukan gerakan2 untuk pelenturan otot2nya. Pengiriman di atas waktu 24 jam akan membuat otot2 ayam jenuh dan pegal bila tetap dalam 1 posisi tertentu (misalnya duduk). Tapi dengan menggunakan kotak ayam akan masih bisa melakukan gerakan duduk, jongkok dan 3/4 berdiri.
  • Aliran udara di dalam kotak cukup dengan dibuatkannya lobang2 kecil pada bagian depan, belakang dan atas.
  • Pihak cargo akan lebih memperhatikan pengiriman mengingat ayam menggunakan media kotak tripleks sehingga tidak akan mungkin diletakkan disembarangan tempat di dalam bagian cargo pesawat.
Untuk pembuatan Kotak dari Tripleks berikut saya share tips & trikcs pembuatannya melalui gambar dan mudah2an bisa lebih mudah dipahami.

PEMBUATAN DASAR KOTAK
UKURAN DAN MODEL KOTAK
CARA PACKING AYAM KE DALAM KOTAK
KAPASITAS KOTAK
Mudah2an bermanfaat dan bisa membantu keamanan ayam saat melakukan pengiriman, salam kompak

Sumber: www.ayamlaga.com

Minggu, 17 November 2013

Catatan: Mengenal Ayam Saigon / Vietnam

Ayam Vietnam atau yang lebih dikenal dengan Ayam Saigon adalah ayam aduan yang berkembang di Negara Vietnam . Ayam aduan ini mempunyai karakteristik yang agak berbeda dengan ayam aduan dari trah lain seperti yang umum kita jumpai seperti Ayam Bangkok. Trah Ayam Vietnam / Saigon ini sebenarnya masuk ke Indonesia hampir bersamaan dengan masuk Ayam Bangkok namun kepopuleran ayam ini meredup seiring dengan boomingnya ayam bangkok yang berjaya di berbagai kalangan ayam di berbagai daerah di Indonesia. Adapun yang membuat Ayam Bangkok  menjadi sangat Populer adalah gaya bertarungnya yang indah dan luwes  disertai pukulan yang keras dengan di dukung kualitas tulangan yang bagus pula sehingga mampu melibas ayam aduan trah lokal asli Indonesia. Sedangkan di masa itu Ayam Saigon kurang diminati karena ada beberapa kekurangan yang dimiliki antara lain Ayam Saigon dirasa masih bodoh / kurang pandai didalam menciptakan peluang untuk memukul, kecepatan sangat rendah / terkesan lamban , namun Ayam Saigon mempunyai kelebihan berupa struktur daging dengan serat otot yang jauh lebih baik jika dibandingkan Ayam Bangkok disamping itu Ayam Saigon juga mempunyai struktur tulang yang sangat kokoh jika dibandingkan dengan trah lain.

Seiring berjalannya waktu dewasa ini sebagian kecil Ayam Saigon telah mengalami  revolusi genetika yang sangat mendasar sehingga gaya bertarungnya pun mengalami perbaikan kualitas  jika dibandingkan dengan generasi awal yang masuk ke Indonesia. Sebagian kecil Ayam Saigon yang mengalami revolusi genetika mengalami peningkatan kecepatan di dalam bertarung yang sangat signifikan dan juga terdapat peningkatan kepandaian di dalam menciptakan peluang menyerang (Ofensif) terhadap lawan namun juga dilengkapai dengan teknik bertahan (Defensif) yang baik. Tentunya berbagai perbaikan terhadap kelemahan generasi awal Ayam Saigon yang masuk ke Indonesia membuat ayam Saigon dewasa ini menjadi profil ayam aduan yang ideal di bandingkan dengan trah lain.

Teknik serangan (Ofensif) dari ayam Saigon dewasa ini tidak kalah cerdik dan indah jika kita bandingkan dengan trah Bangkok yang sudah melegenda yang mempunyai 3 jenis serangan Ofensif antara lain serangan dengan jalu , serangan dengan pukulan dan kombinasi serangan pukul jalu. Sedangkan untuk teknik bertahan dari ayam Saigon bermodalkan kualitas tulangan yang bagus dan di lengkapi dengan struktur daging dengan serat otot yang padat dan kasar (banyak) menjadikan ayam ini menjadi ayam yang tahan pukul serta mempunyai pukulan yang keras. Adapun kulit ayam Saigon yang tidak terlindungi dengan bulu secara otomatis akan menjadi tebal, elastis dan berkerut setelah ayam Saigon mencapai umur dewasa sehingga saat menerima patukan , pukulan atau  jalu dari lawan maka kulit tidak mudah terluka atau terkoyak.

Dari segi penampilan ayam Saigon mempunyai tampang yang garang dengan bulu cepak menjadikan ayam ini mempunyai tampang mirip tentara (Maaf bukan sama tapi mirip-red). Jika kita bandingkan dengan Trah ayam Bangkok yang bertampang ganteng dengan bulu yang panjang dan lebat tentunya ayam Saigon kurang diminati sehingga sering kali diremehkan oleh musuh di arena tarung. Jadi hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi pemilik ayam Saigon karena diremehkan akhirnya sering kali mendapatkan musuh yang enteng di arena tarung. 

Dewasa ini penampilan ayam Saigon dibedakan menjadi 4 type , antara lain :
  • Ayam Saigon Gundul ( Sejak lahir memang sudah gundul).
  • Ayam Saigon Berbulu Normal (Bulu seperti ayam trah lain).
  • Ayam Saigon Berbulu Normal namun bulu disekitar leher sangat tipis sehingga kulit bisa terlihat.
  • Ayam Saigon Berbulu Banci (Bulu seperti ayam betina tidak keluar bulu rawis)

Di Negara Vietnam mempunyai parameter khusus di dalam memperlakukan ayam aduan yang sangat berbeda dengan Negara Thailand. Bila di Tahiland ayam aduan dikatakan penampilannya bagus apabila mempunyai bulu yang lebat / rob dan panjang sehingga terlihat gagah , namun di Vietnam mempunyai penilaian yang berbeda penampilan ayam aduan yang digemari adalah ayam aduan yang sebagian besar kulit ayamnya terlihat serta mempunyai warna merah . Menurut penghobi ayam aduan di Vietnam kulit yang merah bagai darah bisa membuat ciut / gentar mental musuh. Sehingga ayam Saigon yang terlahir sebagai type 2, 3 dan 4 akan dilakukan pencabutan bulu sehingga sebagian kulitnya akan terlihat dan dilakukan perawatan khusus agar kulit terlihat kemerahan bagai darah.

Namun demikian walaupun ayam Saigon memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan tetap dalam sebuah pertarungan memegang prinsip bahwa ayam aduan yang baik adalah ayam yang mempunyai tulangan yang baik , mempunyai teknik apapun itu yang penting sulit dipukul lawan dan mempunyai pukulan apapun itu yang penting bersih / tepat sasaran di daerah vital. Kalau ketiga syarat tersebut terpenuhi apapun trahnya ayam aduan tersebut adalah ayam aduan yang baik.



Sumber: surabaya-saigon.blogspot.com, www.youtube.com, gresik.olx.co.id, www.ayamlaga.com

Kamis, 17 Oktober 2013

Catatan: Mengenal Ayam Birma

Ayam birma atau ada yang menyebutnya ayam burma adalah salah satu jenis ayam aduan yang belakangan ini sangat populer dan banyak dicari oleh penggemar ayam baik hanya untuk dikoleksi maupun untuk di adu, karena ayam ini mempunyai kelebihan tersendiri saat di adu.
Jika sedang di adu ayam burma ini memiliki teknik yang cepat dalam penyerangan dan biasanya dia menyerang dari arah depan, serta memiliki kemampuan untuk melepaskan diri atau lepas lock dari lawannya dengan gesit. untuk posturnya sendiri ayam birma ini tidak jauh beda dengan ayam kampung biasa dan mempunyai berat 2,8-30 kg.

Ciri yang menonjol untuk ayam birma:

  1. Dari segi postur hampir mirip sekali dengan ayam kampung biasa. 
  2. Berat badan ayam ini sendiri biasanya kurang dari 3kg.
  3. Jari kakinya itu kecil dan panjang.
  4. Tulangan ayam ini relative kecil dan agak tipis.
  5. Jenis bulunya sendiri sangat berbeda dengan ayam thailand yang biasanya warna dominannya merah hitam, kuning merah, dsb, sedangkan ayam birma ini sendiri biasanya memiliki warna campuran seperti merah, abu-abu, serta widu.
  6. Gaya bertarung dari ayam ini pranggal, gaya menghindar saat diadu biasanya dengan ngolong, mutar-mutar, serta jaga jarak, tapi kelemahan dari ayam ini mempunyai tulang yang tipis sehingga saat diadu dengan waktu yang lama biasanya ayam ini akan lari karena tidak kuat dipukuli lawannya. 


Jenis-Jenis Ayam Birma

1. Birma Original
    Ciri-ciri :
  • Size & rangka tulang yang relatife lebih kecil (tipis) untuk ayam aduan kebanyakan, beratnya kisaran 2,0 Kg hingga 2,7 Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna kurang menarik (jalak,kelabu,coklat hitam)
  • Kaki kecil kering bulat berwarna kegelapan (biru,hijau,hitam)
  • Gaya bertarung adalah menghindar & memukul nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat efektifitas & akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) 
2. Birma Gostan
    Gostan artinya atret atau mundur


    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang yang sedikit lebih besar dibanding ayam pama original, beratnya kisaran 2,3 Kg hingga 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik (jalak,kelabu,merah coklat)
  • Kaki kecil kering bulat berwarna lebih cerah (kuning ,coklat kekuningan)
  • Gaya bertarung adalah devensif atau menghindar selalu bergerak mundur & nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat efektifitas akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
3. Birma Rambong
    Rambong artinya menari (joget)
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang yang sedikit lebih besar dibanding pama original, beratnya kisaran 2,3 Kg hingga 3,0 Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna cantik menarik (jalak,kelabu,merah coklat)
  • Kaki kecil bulat kering berwarna agak gelap ( hijau biru, kekuning)
  • Gaya bertarung agresif & bergerak lincah seperti penari bergoyang kekiri kekanan  & nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
4. Birma Mabin
    Mabin artinya Kuda lompat
 
 Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 2,7kg  hingga 3,2Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna menarik ( jalak kemerahan, kelabu, merah coklat )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna cerah
  • Gaya bertarung adalah agresif devensif memukul sambil melompat menghindar & nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
5. Birma Malow
    Malow artinya lari
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,5 kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna lebih menarik ( jalak, kelabu, merah coklat )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna terang ( biru, hijau, coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)


6. Birma Kradungtong
    Kradungtong artinya Kancing emas
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,2Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau,coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan)
7. Birma Drunken
    Drunken artinya Mabuk
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak gelap, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau, coklat, hitam )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar sambil memukul nyawat/mranggal/menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) bahkan sambil jatuh ayam ini masih bisa  memukul seperti mabuk
8. Birma Tandam
    Tandam artinya Katak
    Ciri-ciri:
  • Size & rangka tulang lebih besar dibanding ayam pama original berat bisa mencapai 2,5kg 3,0Kg
  • Berbulu lebat & biasanya berwarna gelap ( jalak, kelabucoklat, merah hitam )
  • Kaki kecil kering bulat berwarna gelap ( biru, hijau,coklat, kekuningan )
  • Gaya bertarung adalah devensif & agresif artinya sambil menghindar kekiri kekan maju mundur sambil memukul nyawat / mranggal / menembak memukul tanpa mematuk, tentunya dengan tingkat akurasi / ketepatan pukulan hingga 90% mengenai kepala (mata, paruh, tenggorokan) 
Sumber: ayamimport.wordpress.com, www.diditgondang.com, ayampetarungku.blogspot.com

Selasa, 17 September 2013

Catatan: Penyakit Virus Pada Ayam

Berbagai jenis penyakit virus mudah sekali menular, dan banyak diantaranya sangat ditakuti peternak karena keganasannya. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang efektif untuk menyembuhan penyakit yang disebabkan oleh virus.

Ayam mudah diternak, tapi sangat rawan terhadap penyakit. Di antara berbagai jenis penyakit menular yang banyak mengancam, penyakit menular yang disebabkan oleh virus merupakan jenis penyakit yang paling ditakuti. Virus lebih lembut dari bakteri, karena jasad renik inibisa tembus dari saringan bakteri. Ia tidak bisa dilihat dengan mikroskop biasa. Untuk melihatnya secara jelas diperlukan foto dengan mempergunakan mikroskop elektron.

Penyakit virus mudah sekali menular. Baik secara kontak langsung maupun lewat perantara benda-benda lain. Misalnya udara, air minum, makanan, dan alat-alat peternakan yang tercemar. Di antara berbagai jenis penyakit akibat virus yang sering merugikan peternakan ayam antara lain adalah tetelo alias ND (New Cattle Desease), cacar unggas alias Fowl Pox, leukosis, lumpuh marek alias marek's disease, gumboro alias infectious bursal disease, salesma ayam alias infectious laryngotracheitis, dan kini flu burung, dll. Berikut akan dijelaskan beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus.

1. Tetelo adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari golongan Paramixovirus. Keganasannya tergantung dari strain atau tipenya. Penyakit ini menyerang alat pernafasan, susunan dan jaringan syaraf, serta alat-alat reproduksi telur. Yang ganas cepat sekali menular, dan seringkali menimbulkan kematian secara mendadak.

2. Cacar unggas adalah penyakit bercak-bercak kulit yang disebabkan oleh virus Borreliota avium. Menyerang rongga mulut, hulu tenggorokan, daerah sekitar mata, jengger dan pial. Selain secara kontak langsung, penyakit ini bisa meluar lewat perantaraan nyamuk dan lalat.

3. Leukosis adalah penyakit tumor menular yang bersifat menahun. Penyebabnya adalah virus leukosis. Gejala dimulai dengan timbulnya pertumbuhan abnormal pada sel-sel darah putih. Tumor yang menyerang jaringan syaraf akan menimbulkan kelumpuhan pada leher, sayap dan kaki. Yang menyerang mata akan membuat bentuk mata tidak normal, rabun atau buta sama sekali. Yang menyerang organ bagian dalam (hati, ginjal, limpa dan ovarium) akan membuat ayam berjalan tegak seperti itik, dan penyakitnya disebut big liver disease. Akibatnya hati akan membengkak 3 sampai 4 kali normal, kotorannya encer, tubuh kurus, jengger dan pial pucat berkerut.

4. Lumpuh marek adalah penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus herpes. Menyerang anak ayam berumur 1-5 bulan. Gejalanya ditandai kejang lumpuh dengan kaki satu ke depan dan kaki lainnya kebelakang. Selain itu juga menimbulkan pembesaran yang mencolok pada syaraf dan timbulnya tumor pada organ dalam, kulit dan otot.

5. Gumboro adalah penyakit yang menyerang bursa fabricii (kelenjar bulat terletak di atas kloaka), penyebabnya adalah virus gumbaro. Anak ayam umur 1-12 hari yang terkena penyakit ini tidak begitu nampak tanda-tandanya. Tapi anak ayam umur 3-6 minggu akan menunjukkan gejala yang khas. Anak ayam tampak lesu, mengantuk, bulu mengkerut, bulu sekitar dubur kotor, mencret keputih-putihan, dan duduk dengan sikap membungkuk. Suka mematuki duburnya sendiri, sehingga menimbulkan luka dan pendarahan. Ayam yang mati bangkainya cepat sekali membusuk.

6. Salesma ayam adalah penyakit yang disebabkan virus avium. Menyerang saluran pernafasan. Gejalanya sesat nafas, batuk-batuk, mata dan hidung meradang berair, dan sulit bernafas karena adanya lendir berdarah dalam rongga mulut. Bila benafas kepala ditegakkan, dan waktu mengeluarkan nafas kepala ditundukkan dengan mata terpejam. Penyakit ini bersifat akut.

Obat yang efektif untuk menyembuhkan penyakit virus sampai saat ini belum ada. Tapi pengobatan dengan antibiotika atau kombinasi dengan obat-obatan lain tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dengan penyakit yang lain. Dan karena tak adanya obat yang mampu menyembuhkan penyakit virus, alangkah bijaksananya sebelum penyakit berbahaya ini terjadi, peternak melakukan tindak pencegahan. Caranya antara lain adalah melakukan tata laksana pemeliharaan yang baik, melaksanakan vaksinasi pada saat yang tepat, dan hindarkan terjadinya stress pada ternak.

Sumber: TRUBUS no. 201 / Tahun XVII

Tutorial: Merawat Ayam Aduan pada Lahan Sempit dengan Waktu Sempit

Ini thread membantu rekan2 yg memiliki wkt kerja Full Time dan lahan yg sempit.....

Untuk yg kerja mulai pagi jan 6, sampai sore jam 6...apalagi dgn lahan yg sempit dibelakang rumah,....jgn kuatir bos..ini ada sedikit tips dan pengalaman wkt sya msh di rmh kontrakan
  1. YG PALING PENTING jgn pelihara ayam byk2 kl ga ada tempatnya....so pasti perlu byk kurungan dan mengakibatkan lahan utk melatih jd sempit..... cukup dua atau tiga ekor aja yg di jadikan maskot...maksimal 4 ekorlah..
  2. Jika anda pergi kerja jam 6 pagi dan plg kerja jam 6 sore...so pasti tdk ada waktu utk merawat ayam spt para bebotoh atau pengusaha yg byk wkt dirumah..

Mungkin ini bs dipraktekkan :

  1. Buatlah kandang ukuran 1x2 m yg saling berhadapan / bersampingan.....utk ayam olah raga saling kejar2an di kandang tsb......atapnya di ksh tutup seng separung ( 1 meter ), jd ada yg kena panas ada yg teduh....
  2. Tiap pagi sktr jam 5 ( setelah shalat subuh ) ,...ayam di mandikan sampai menggigil kedinginan dan lgsg di masukan ke kandang olah raga spt diatas, jgn lupa berikan dulu gula merah sejempol dan berikan air minum dlm kandang tsb.
  3. Jam 6 sore saat anda plg kerja....ayam lgs di masukkan kedlm kandang iustirahat dan di beri makanan pokok spt jagung, gabah atau beras merah.
  4. Sktr jam 7 mlm...ayam mulai di latih fisik sbb :

A. Hari senin s/d jumat :

  • Ayun ayam sekitar 30 menit
  • lakukan latihan loncat / latihan pukul dgn cara : sediakan kurungan ukuran 1x1 m tinggi 1 m dgn atap terbuka ( SAMPINGNYA HARUS DITUTUP KAIN dan DIATASNYA HARUS MELIHAT LANGIT atau MENGGUNAKAN LAMPU ), letakkan ayam di dalamnya...otomatis ayam akan meloncat keatas utk mencari tempat tidur, lalu anda masukkan lg ayam itu kedalam....begitu seterusnya sampai sekitar 50 kali lompatan setiap harinya

B. Hari Jumat sore berikan jamu

C. hari sabtu biarkan ayam istirahat jgn ditaruh di kandang olah raga

D. hari minggu pastinya rekan2 ada yg libur kerja, inilah waktunya abar / tre ayam.......jgn lupa sblm di abar berikan gula merah 1 jempol.

Dengan cara perawatan spt diatas, tdk perlu melakukan latihan fisik lain spt lari kurung ( Kiter ), jantur, renang dan lain sebagainya...sya pastikan ayam anda tdk akan kalah tenaga atau stamina dgn ayam yg dirawat oleh BEBOTOH SENIOR sekalipun....yg penting ayam rekan2 harus di pastikan tlh menjalani tahap abar / tre sampai 4 atau 5 air dgn untulan yg pengalaman serta wkt istirahat, pemberian multivitamin dan jamu yg anda berikan harus benar...baru blh di bawa ke arena....

Sumber: www.ayamlaga.com

Tutorial: Latihan Dasar Ayam Aduan


Sumber: www.youtube.com

Rabu, 17 Juli 2013

Catatan: Gaya Bertarung Ayam Aduan

Ayam petarung, terutama ayam bangkok memiliki ragam teknik bertarung yang bervariasi. Seorang pelatih tidak bisa mengubah teknik bertarung ayamnya karna (akut) bawaan ayam sendiri.Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, memperpanjang nafas dan mengeraskan pukulan.
Beberapa ragam teknik tarung antara lain:

Kontrol
Teknik ini adalah teknik bertarung yang paling polos. Ayam cenderung tidak berusaha mencari peluang alternatif untuk memukul lawan, tetapi hanya berusaha agar posisi kepala tegak dan ada di atas kepala lawan, mematuk lalu melepaskan pukulan. Keunggulan teknik ini adalah lebih hemat dalam energi sehingga nafas bisa bertahan lebih lama.

Solah
Teknik ini adalah yang paling liar dan paling memakan energi. Ayam bertipe solah akan terus bergerak dengan amat bervariasi. Dia seolah hendak melakukan satu teknik ngalung, tapi tidak bersungguh dan lama, segera mengubah gerakan dari kiri ke kanan dan sebaliknya lalu segera disusul dengan gerakan atau percobaan pukulan lain. Ayam solah biasanya amat memukau, tetapi teknik ini amat menguras energi dan umumnya ayam solah kurang memiliki ketahanan badan.

Pranggal (Meranggal)
Teknik ini adalah memukul tanpa mematuk lawan. Teknik pranggal memiliki kelebihan dibanding dengan teknik lain karena pukulan bisa dilepaskan dengan seketika tanpa perlu sebuah ‘pegangan’ seperti teknik lain. Dalam teknik lainnya, ayam harus mematuk, menggigit lalu memukul dengan kedua kaki.

Mular
Ini adalah teknik tarung dengan lari dan jaga jarak. Ayam berteknik mular akan menjauh dari lawannya ketika terdesak atau sulit memukul. Ketika lawannya mengejar di belakang, secara tiba-tiba ia bisa berbalik dan melepaskan pukulan ketika lawannya belum siap. Ayam mular umumnya memiliki pergerakan kaki yang baik serta nafas yang tahan lama.

Ngalung
Teknik ini adalah merengkuh leher lawan dan menguncinya, seolah ‘mengalungi’. Dengan teknik ini maka lawan akan kesulitan memukul, mati langkah dan selanjutnya bisa dipukul tanpa mampu menghindar. Ayam ngalung umumnya memiliki urat leher yang bagus serta struktur tulang leher yang rapat. Tanpa memukulpun ayam ngalung bisa membuat lawan frustasi.

Nggandul
Teknik ini mirip dengan ngalung tetapi gerakan leher lebih menumpang dibanding merengkuh sehingga lawan juga akan menanggung beban karena ‘ditumpangi’.

Nyayap
Teknik ini adalah kepala masuk ke sayap lawan, keluar dari ketiak dan setelah posisi memungkinkan akan melepaskan pukulan ke arah kepala. Efek teknik nyayap, selain pukulan ke kepala, juga akan menyakiti bahu dan sayap lawan karena dipaksa untuk renggang dari badan.

Dongkrak
Teknik ini dilakukan dengan masuk di antara kaki lawan, ambil nafas dan mencari posisi, lalu dengan sekuat tenaga berusaha muncul dari arah ekor lawan sehingga badan lawan akan terangkat (didongkrak). Ketika lawan sedang berusaha menguasai keseimbangan, maka lawan dapat dipukul pada berbagai sasaran dari arah belakang.

Dobrak
Teknik ini agak langka, ayam biasanya akan masuk di antara dua kaki lawan lalu mematuk paha dan memukul badan bagian bawah. Serangan ini sulit diantisipasi dan biasanya lawan akan kesakitan dan sulit membalas karena posisi musuh selalu di bawah.

Pada beberapa daerah nama-nama teknik ini bisa berbeda-beda. Secara umum, seekor ayam petarung akan memiliki salah satu teknik dominan sejak lahir.Satu atau dua teknik yang lain mungkin untuk dimiliki sebagai kelebihan tapi sangat mustahil bagi seekor ayam untuk memiliki semua teknik bertarung.

Sumber: agroayam.blogspot.com, 
www.youtube.com

Senin, 17 Juni 2013

Tutorial: Cara Mengetahui Jenis Kelamin Anak Ayam

Vent Sexing
Vent sexing adalah membedakan jenis kelamin berdasarkan lubang alat kelamin atau cloaca. Artinya kita harus melihat jenis kelamin dari sana. Untuk calon pejantan memiliki tonjolan seperti jerawat atau lubang jarum berwarna kuning, putih dan bahkan ada yang hitam sedangkan untuk calon betina tidak ada. Sedangkan bagi betina memiliki ovarium yang merupakan sel telur yang berbentuk seperti V. Vent sexing sangat sulit dikarenakan membedakan tonjolan yang sangat kecil. Namun bagi yang sudah berpengalaman maka vent sexing sangat mudah.
Pada kenyataannya tonjolan calon pejantan kadang tidak ada dan untuk betina malah ada tonjolan. Untuk itu mengapa peternakan besar yang memiliki sexer (petugas seleksi jenis kelamin) tidak bisa menjamin 100% ketepatan seleksi. Dengan metode ini masih menyisakan 5% ketidak pastian jenis kelamin.
vent sexing




Feather Sexing
Pada tahun 1969 metode membedakan jenis kelamin diperbaharui yaitu dengan Feather sexing yaitu menentukan jenis kelamin pada DOC dengan memperhatikan bagian tubuh ayam. Dalam hal ini adalah sayap pada anak ayam yaitu sayap primer dan sayap sekunder. Ayam betina lebih cepat tumbuh dari pada ayam pejantan. Sedangkan untuk calon pejantan biasanya lebih cepat besar. Dengan metode Feather sexing ini maka penyeleksian anak ayam akan lebih murah, mudah dan akurasi seleksi akan lebih tepat.
sumber: www.ternakayamkampung.com, www.backyardchickens.com

Senin, 27 Mei 2013

Terjual: Kitip024

Kitip 024
Spesifikasi
Umur: 6 bulan
Tinggi:  59 cm
Berat:  Kg
Panjang Badan:  cm
Lingkar Badan:  cm
Rekor: menang = 0 ; seri = 0 ; kalah = 0
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu
Tipe Main: Gancang, pukulan bersih ke kepala, jalu kepakai
Harga: Rp. 400.000,- (belum ongkos kirim)

Gambar:

Video:

Catatan:
 Silahkan datang langsung ke kandang, sekalian nyobain ayam dengan catatan gandengan bawa sendiri (umur & ukuran +/- sama dengan ayam yang akan dicoba).

Jumat, 24 Mei 2013

Terjual: Kitip023

Kitip 023
Spesifikasi
Umur: 6 bulan
Tinggi:  cm
Berat:  Kg
Panjang Badan:  cm
Lingkar Badan:  cm
Rekor: menang = 0 ; seri = 0 ; kalah = 0
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu.
Tipe Main: Tipe pukul dan jalu.
Keterangan: 5x abaran
Harga: Rp. 1.000.000,- (belum ongkos kirim)

Gambar:




Video:
- Abaran 1 VS Baladewa
- Abaran 2 VS Ayam Teman
Catatan:
Silahkan datang langsung ke kandang, sekalian nyobain ayam dengan catatan gandengan bawa sendiri (umur & ukuran +/- sama dengan ayam yang akan dicoba).

Senin, 06 Mei 2013

Terjual: Kitip020

Spesifikasi
Umur: 8 bulan
Tinggi: 65 cm
Berat: 3,3 Kg
Panjang Badan: 26 cm
Lingkar Badan: 46 cm
Rekor: menang = 0 ; seri = 0 ; kalah = 0
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu
Tipe Main:
Harga: Rp. 500.000,- (belum ongkos kirim)

Gambar:


Video:
Catatan:
Silahkan datang langsung ke kandang, sekalian nyobain ayam dengan catatan gandengan bawa sendiri (umur & ukuran +/- sama dengan ayam yang akan dicoba).

Rabu, 17 April 2013

Catatan: Katuranggan Sisik Kaki Ayam

Kaki ayam aduan merupakan prioritas utama yang harus kita pilih karena kaki merupakan bagian terpenting dalam melumpuhkan lawan, sebagus-bagusnya ayam bila kakinya lemah maka jangan berharap ayam anda akan menjadi pemenang, begitu juga sebaliknya sejelek-jeleknya ayam lawan bila k`kinya bagus kuat kokoh dan berkaturanggan jangan diremehkan. dibawah ini merupakan macam-macam jenis "Sisik Kaki Ayam Yang Memiliki Katuranggan", sebagai patokan bebotoh dalam melihat/menilai ayam lawan ataupun memilih ayam aduan yang bagus.

Memilih Sisik Kaki Ayam Berdasarkan Katuranggan:
Tanjung Karang : Sisik driji panunggul kiwa tengen pecah, aran tunjung karang, watake mbingungake mungsuh. Artine: Sisik kaki jari belakang kiri kanan pecah Dinamakan “Tanjung Karang”. Kelebihan Tanjung Karang : Ayam lawan yang terkana pukulan akan menjadi kebingungan.

Naga Mangsa : Sisik sikil karo pisan ubet dhempet, aran Nagamangsa, watake ampuh. Artine: Sisik kaki terdapat sisik ubed (sisik melingkar seperti gelang) Dinamakan “Naga Mangsa”. Kelebihan Naga Mangsa : Pukulan ayam sangat menyakitkan dan mampu melumpuhkan lawan dengan singkat.

Naga Temurun : Sisik gares kang mburi karo pisan madhep mangisor, aran Nagatumurun, wateke nglamurake mungsuh. Artine: Sisik kaki belakang menghadap kebawah Dinamakan (Naga Temurun). Kelebihan Naga Temurun : Pukulan ayam sangat dalam hingga meremukkan lawan.
Naga Banda : Sisik sikil karo pisan kaya kulit salak, aran Nagabanda, wateke yen wis anggitik mungsuhe lumayu. Artine: Sisik kaki menyerupai duri (seperti kulit salak) Dinamakan “Naga Banda” Kelebihan Naga Banda :  Setelah terkena pukulan ayam lawan menjadi lari tunggang langgang.
Tunggak Winarayan : Sisike jenthik karo pisan pecah nratas, aran Tunggakwinaranan, watake mungsuhe mendhot banyon.  Artine: Sisik jari belakang (kelingking) bagian kanan dan kiri pecah Dinamakan “Tunggak Winarayan”.  Kelebihan Tunggak Winarayan : Pukulan ayam membuat ayam lawan ketakutan.

Batu Karang : Sisik driji padha pecah, aran Batukarang, wateke nglamurate mungsuhe.  Artine: Sisik pada remua jari kaki ayam pecah Dinamakan “Batu Karang”. Kelebihan Batu Karang : Membutakan mata lawan.

Batu Lapak : Sisik kang ana tengah lapak sikil karo pisan, wateke nglemerake mungsuh.  Artine: Dibawah telapak kaki ayam bagian tengah terdapat sisik Dinamakan “Batu Lapak” Kelebihan Batu Lapak : Pukulan dapat mengakibatkan musuh lemas kehilangan tenaga.

Batu Rantai : Sisik kang ana katel sikil karo pisan, aran Baturantai, wateke gerahke mungsuh.  Artine: Dibawah jari ayam juga terdapat sisik Dinamakan “Batu Rantai” Kelebihan Batu Rantai : Pukulan ayam pedas & sangat menyakitkan lawan.
Putri Kinurung : Sisik melik ana ing tengah bener ubeding sikil karo, aran Putrikinurung, wateke yenh nggitik mungsuhe katempar. Artine: Sisik Melik (sisik nyelip/keluar  diantara sisik utama) pada kaki ayam yang memiliki sisik ubed (sisik yang menyerupai gelang) Dinamakan “Putri Kinurung”. Kelebihan Putri Kinurung : Pukulan mengakibatkan lawan sempoyongan tidak seimbang (mabuk).
Satriya Sinekti : Sisik kang resik mulus tanpa sisik melik aran Satriyasinekti, wateke yuwana tansah ngalahake mungsuh. Artine: Ayam memiliki kaki mulus (tanpa sisik) Dinamakan “Satriya Sinekti”.  Kelebihan Satriya Sinekti : Ayam selalu unggul dan menangan.

Sumber: katurangganayam.blogspot.com

Minggu, 07 April 2013

Tips Pengobatan Bubul Ayam Yang Efektif Terkadang ayam kesayangan kita mengalami penyakit bubul, di mana penyakit satu ini sangat mengganggu dan dapat mempengaruhi kinerja ayam aduan kita. Secara umum penyebab penyakit bubul adalah luka pada telapak kaki karena terantuk benda keras, yang kemudian terkena infeksi, lalu membengkak. Bubul ini sangat mengganggu ayam saat beraktivitas. Bila terus dibiarkan dan tidak segera ditangani dengan tepat, penyakit ini akan semakin parah dan berlangsung lama. Gbr 1 Bubul pada Ayam bila dibiarkan terus akan mengganggu aktivitas dan menurunkan kinerja ayam aduan Ayam yang telapak kakinya tebal akan semakin mudah terantuk benda keras, ayam seperti ini gampang terserang bubul. Maka, pada saat memilih ayam, hindari ayam yang memiliki telapak kaki tebal. Selain itu, usahakan saat memandikan ayam, kaki dan telapaknya dibersihkan dengan sikat yang halus sampai bersih, amati dengan cermat apakah terdapat luka di kaki. Apablia ditemukan luka pada kaki ayam, segera olesi obat anti biotic, lalu dibalut. Selain itu, ayam yang mudah terserang bubul biasanya adalah ayam yang telapak kakinya terkenal dengan batu rambat atau batu rantai, yaitu ayam dengan ujung jari telapaknya bersisik. Memang ayam seperti ini memiliki kelebihan pada bobot pukulannya yang berat, tetapi biasanya memiliki telapak kaki yang tebal. Bila memang menginginkan batu rambat, tidak masalah asalkan telapak kakinya harus tipis. Sekali lagi harus tipis, walaupun ayam seperti ini jarang kita temui. Untuk selanjutnya pengobatan bubul berdasarkan pengalaman kami sangatlah sederhana, hampir tanpa biaya karena obatnya dapat kita temui dimana - mana. Bahannya adalah kapur basah (enjet : Jawa), dan sabun colek. Caranya sebagai berikut : Ambil enjet sebesar kelereng, dan sabun colek dengan jumlah yang sama dengan enjet tadi (1:1), lalu aduk sampai rata betul. Setelah rata, ambil secukupnya, disesuaikan dengan lebar permukaan bubul. Jangan sampai mengambil adonan terlalu banyak karena ramuan ini berdampak panas pada kulit, hindari pengolesan pada kulit telapak kaki yang sehat. Pada saat pengolesan harus hati- hati, cukup dioleskan seperlunya saja. Pastikan ramuan hanya mengenai permukaan bubul saja, tidak sampai mengenai kulit telapak kaki yang segar. Setelah selesai diolesi, tahap selanjutnya adalah membalut kaki ayam dengan plester pembalut, sampai ramuan tertutup semua. Pembalutan hanya cukup dilakukan sampai 24 jam. Setelah itu, pembalut dilepas dan bersihkan sampai permukaan bubul terlihat. Amati warna kulit bubulnya. Bila sudah berwarna hitam legam, langkah berikutnya tinggal mengolesi dengan sisa ramuan yang ada selama 3 hari (pagi dan sore), sudah cukup membuat akar bubul mati. Bila permukaan bubul belum berwarna hitam legam, dapat diulang pengobatannya sekali lagi. Cukup sekali lagi saja dengan pengobatan proses pembalutan, ditambah olesan selama 3 hari. Jangan dikelupas bubulnya, biar mengelupas sendiri, seiring pergantian kulitnya yang baru. Yang jelas bubul sudah tidak berpangaruh lagi saat ayam kita beraktivitas. Dapat juga agar permukaan bubul cepat mengelupas, sering - seringlah disangkar dengan alas kain yang basah. Selamat mencoba. Sumber: http://kardonofarm.blogspot.com

Minggu, 17 Maret 2013

Catatan: Katuranggan Ayam Secara Umum

Ayam Kinantan Putih: Bila ayam ber'ules putih bersih (tembus paruh, mata, kaki) kelebihan Ayam Kinantan Putih : membawa keberuntungan dalam perniagaan, sebagai ayam tolak bala penyakit, ataupun juga guna-guna dari ilmu hitam.
Gagak Limang : Bila ayam ber'ules jragem (bulu warna hitam kilap) dengan bulu sayap tumbuh dobel sedangkan pada bentuk sayapnya menyilang menyerupai gunting. Kelebihan Ayam Gagak Limang : Ayam menangan.

Geger Karang : Apabila bagian sayap ayam paling ujung terdapat 1 bulu warna putih. Kelebihan Ayam Geger Karang : Ayam ulet dan tidak mudah menyerah.

Songgo Bumi : Apabila posisi tidur ayam lehernya diselonjorkan lurus kedepan menyentuh tanah. Kelebihan Ayam Songgo Bumi : Ayam mempunyai pola tarung mengunci lawan, tahan pukul, dan mental tarung yang bagus.

Pancuran Emas : Apabila ayam memiliki sisik kaki pada bagian kanan maupun kiri tersusun rapi. Kelebihan Ayam Pancuran Emas : Terhindar dari sial.

Gembolo Geni : Apabila jalu pada kaki ayam kanan kiri tumbuhnya satu saja dan ber'ules kelabu kemerahan dengan sisik kaki warna putih.

Bima Kurda : Apabila pada bagian dada tumbuh bulu-bulu lebar. Kelebihan Bima Kurda : mempunyai wibawa yang bagus dan menangan.

Kadal Meteng : Bila kedua jari tengah ayam terlihat seperti bengkak (bukan bubulan).

Tunggak Alingan : Bila ayam jalannya jinjit jari belakang tidak menyentuh tanah saat jalan.

Basunanda : Apabila ayam memiliki kaki berwarna kelabu kehitaman.

Begananda : Bila ayam memiliki kaki berwarna kuning kemerahan.

Mas Tinuruh : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning.

Mas Sinagling : Bila ayam memiliki bulu warna putih kehijauan dengan kaki berwarna kuning mencolok.

Kopek & Kopyor : Kopek adalah ayam yang pukulannya membutakan mata lawan, sedangkan Kopyor adalah ayam yang penampilannya membuat musuh gemetar.

Sumber: katurangganayam.blogspot.com

Minggu, 17 Februari 2013

Catatan: Ukuran Ayam

Untuk Ukuran Ayam Jantan :
1. ukuran 5 = 2 kg s/d 2,5 kg.
2. ukuran 6 = 2,6 kg s/d 3,0 kg.
3. ukuran 7 = 3,1 kg s/d 3,5 kg.
4. ukuran 8 = 3,6 kg s/d 4,0 kg
5. ukuran 9 = 4,0 kg s/d 4,5 kg
6. ukuran 10 = 4,6 kg s/d 5,0 kg

Untuk Ukuran Ayam Betina :
1. ukuran 5 =1,5 kg s/d 2 kg.
2. ukuran 6 = 2,1 kg s/d 2,5 kg.
3. ukuran 7 = 2,6 kg s/d 3,0 kg.
4. ukuran 8 = 3,1 kg s/d 3,5 kg
5. ukuran 9 = 3,6 kg s/d 4,0 kg
6. ukuran 10 = 4,1 kg s/d 4,5 kg

Pengelompokan Ayam Aduan:
Kelas Terbang : 2,8 kg - 2,89 kg
Kelas Bantam : 2,9 kg - 2,99 kg
Kelas Bulu : 3,0 kg - 3,09 kg
Kelas Ringan : 3,1 kg -3,19 kg
Kelas Welter : 3,2 kg - 3,29 kg
Kelas Menengah : 3,3 kg - 3,39 kg
Kelas Menengah Super : 3,4 kg - 3,49 kg
Kelas Berat Ringan : 3,5 kg - 3,59 kg
Kelas Penjelajah : 3,6 kg - 3,69 kg
Kelas Berat : 3,7 kg - keatas

Sumber: papaji. forumotion.com

Sabtu, 26 Januari 2013

Terjual: Kitip019

Kitip 019
Spesifikasi
Umur: 5,5 bulan
Tinggi: 57 cm
Berat:
Panjang Badan: 26 cm
Lingkar Badan: 48 cm
Rekor: menang = 0 ; seri = 0 ; kalah = 0
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu
Tipe Main:
Video: sedang diusahakan
Harga: Rp. 400.000,- (belum ongkos kirim)




Terjual: Kitip018

Kitip 018
Spesifikasi:
Umur: 5,5 bulan
Tinggi: 56 cm
Berat:
Panjang Badan: 25 cm
Lingkar Badan: 46 cm
Rekor:
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu.
Tipe Main:
Video: sedang diusahakan
Harga: Rp. 350.000,- (belum ongkos kirim)




Jumat, 25 Januari 2013

Terjual: Kitip017

Kitip 017
Spesifikasi:
Umur: 5,5 bulan
Tinggi: 60 cm
Berat:
Panjang Badan: 27 cm
Lingkar Badan: 48 cm
Rekor: menang = 0 ; seri = 0 ; kalah = 0
Kondisi: sehat, perlu perawatan kalau mau diadu
Tipe Main:
Harga: Rp. 400.000,- (belum ongkos kirim)



Video:
Video ini direkam tanggal 23-01-2013